Dasar
samudra adalah wilayah dasar kedalaman yang terluas di permukaan bumi. Dengan
luas sekitar 59.9% dari seluruh permukaan bumi.
Dan
menurut penelitian ahli memiliki kedalaman lebih dari 1800 Meter. Dengan
kedalam seperti itu siapa yang bisa menyelam kedalamnya. Bahkan, tak ada satu
orang pun yang berani menyelam. Kecuali untuk kepentingan tertentu saja,
seperti penelitian dll.
Seperti
apa dan apa saja di dalam lau yang berkilo-kilo meter kebawah.
Berikut
ini hal-hal yang tidak kamu tau dibawah permukaan samudra.
1. Piramida Dasar Laut.
Ternyata ilmuan barat sudah mengetahui kalau ada piramida di dalam laut, tapi tidak mau menelaa lebih dalam tentang piramida ini.
Tapi
sebagian ilmuan terkemuka lain menyatakan tidak membenarkan adanya temuan ini,
karena tidak di sertai dengan bukti yang kuat.
Namun
demikian sebagian masyarakat meyakini kalau piramida ini ada, dan ada kaitannya
dekat Alien.
Mungkinkah
ada makhluk selain manusia yang berada dilaut seperti Putri Duyung?
Kono
katanya, dahulu pelaut pernah melihat wujud putri duyung di samudra. Namun,
masyarakat menyangkal nya dikarena kan pelaut sering mabuk laut dan halusinasi,
merasa kesepian.
Menurut
Lembaga Lingkungan Amerika NOAA, eksistensi keberadaan putri duyung telah ada
sejak awal keberadaan manusia.
Dibuktikan
dari lukisan pertama tentang putri duyung di dalam goa di akhir periode zaman
batu, sekitar 30.000 tahun yang lalu.
Namun
sekali lagi NOAA bertanya, apakah Putri Duyung benar-benar ada?
Turritopsis
nutricula adalah ubur-ubur laut yang ukurannya kecil. Ukurannya sekitar 4-5
milimeter.
Yang
menari dari Turritopsis nutricula adalah spesies ubur-ubur ini tidak bisa
menuah secara biologis.
Dikatakan
mereka menjalin kehidupan abadi, kecuali mereka di mangsa spesies lain, dan
otomatis mati.
Para ahli
mengatakan ledakan pertumbuhan ubur-ubur ini dikarena secara biologis ubur-ubur
mampu kembali dalam tahap seksual dewasa ke larva. Umunya ubur-ubur lain akan
mati setelah reproduksi lain halnya dengan Turritopsis nutricula.
Mereka
meregenerasi seluruh sel tubuhnya dan menjadi muda kembali. Proses semacam in
di sebut proses Trans differensiasi.
Banyak teori-teori
liar yang menceritakan atlantis. Baik yang masuk akal ataupun yang bukan.
Bahkan
tidak bisa di terima oleh nalar akal sehat manusia.
Konon
katanya, Atlantis berada di dasar segitiga bermuda. Namun tidak begitu hal nya
dengan teori dari Plato.
Menurut
sejarawan yang bernama Bettany Hughes, menyelidiki mitos kuno Atlantis. Dia
berpendapat mungkin Plato mendapatkan ide dari suatu tempat yang disebut dengan
Santorini atau dikenal dengan nama Thera Island.
Orang-orang
yang tinggal dipulau itu dikenal sangat terampil. Mereka memanfaatkan geografis
tanahnya yang dekat dengan tiga benua, tak heran mereka sangat kaya dan makmur.
Namun
sayangnya mereka tidak tau kalau mereka tinggal di atas gunung merapi.
Kemudian
gunung itu pun meletus tahun 1600 SM, menghasilkan ledakan yang cukup besar.
Sehingga dampaknya dirasakan hampir seluruh dunia. Thera pun luluh lantah.
Makhluk
ini menjadi viral setelah tersebar dari video. Bentuk makhluk ini tidak begitu
jelas, dan terlihat seperti gumpalan yang mengapung di dekat ring pengeboran
minyak.
Sejumlah
pihak menilai bahwa makhluk ini termasuk ke spesies tidak dikenal dari dasar
laut, namun sebagian lagi mengatakan bahwa makhluk ini adalah bukti dari
keberadaan alien.
Karena
viralnya, ilmuan tertarik untuk meneliti jenis makhluk apa sebenarnya yang
meresahkan ini. Ilmuan mengatakan kalau makhluk ini tidak begitu misterius,
melainkan seekor ubur-ubur raksasa.
Mereka
juga menunjukan kalau makhluk ini bergerak dan punya nadi.
Biasa
dikenal dengan flemmeble es atau es yang mudah terbakar, atau es metana.
Es metana
ini terdiri dari metana dan air terdapat di bawah dasar lautan dan di lapisan
es dalam jumlah yang sangat banyak.
Para
ilmuan memperkirakan ada sekitar 500-2500 giga karbon dibwah permukaan laut
yang tersimpan pada permafrost.
Jepang
sendiri telah mampu mengekstak metana hidrat atau es api di kedalaman 1 km dari
permukaan.
Penemuan
metana hidrat ini termasuk penemuan terbaru baru dan menjadi kabar baik bagi
Jepang setelah Jepang menutup sumber energi nuklir mereka.
Mereka
mengatakan akan mengadakan produksi metana hidrat untuk penggunaan praktis
tahun 2018 mendatang.
Kita
semua tau kalau ekspedisi keluar angkasa banyak menghabiskan dana, tapi
ternyata ekspedisi di bawah laut untuk menguak misteri dibawah laut juga
menghabiskan dana yang tidak sedikit.
Menjelajah
di bawah laut ternyata tak kalah banyak tantangan mengerikan dibanding
menjelajah antariksa.
Salah
satu tantangannya yaitu tekanan didalam laut. Tentunya sangat diperlukan
teknologi yang canggih untu menjelajah bawah laut.
Menurut
salah satu penjelajah bawah laut, James Cameron menjelaskan terdapat tekanan
bawah laut yang luar biasa. Palung maria terasa ekstem dan temperaturnya hanya
beberapa
derajat diatas titik beku. Sangat ekstem..
8. Luasnya Lautan
Banyak
yang berpendapat kalau 95% lautan di muka bumi belum semua terjamah dan
diselidiki manusia.
Para
ilmuwan saat ini dengan menggunakan satelit dan radar serta teknologi yang
canggih berhasil memetakan medan laut maksimal 5 km.
Dengan
ini mereka mendapatkan informasi tentang palung, parit dan keadaan di bawah
laut. Namun, meskipun peralatan saaat ini lebih canggih tapi baru 5% dari
permukaan laut yang baru mereka jelajah termasuk berbagai makhluk didalamnya.
Laut
memiliki peluang eksplorasi tanpa batas, meski butuh waktu yang cukup lama
hingga ribuan tahun dikarenakan luasnya lautan bumi dan uang sebagai dana
trilliunan sebagai ekspedisi tanpa batas untuk mengungkap misteri yang belum
terungkap.
9. The BLOOP
The bloop
adalah istilah yang menggambarkan suara aneh di bawah laut. Memiliki frekuensi
ultra rendah dideteksi oleh NOAA Amerika tahun 1997.
Bunyi the
bloop yang mereka tangkap terlacak di titik terpencil di samudra pasifik.
Menurut
NOAA suara teh bloop in sangat cepat dan memiliki jangkauan lebih dari 5000km
yang ditangkap oleh berbagai sensor.
Seorang
peneliti bernama Dr.Christopher dari NOAA tidak yakin kalau suara the bloop
termasuk buatan manusia seperti suara kapar selam, atau boom laut.
Banyak
spekulasi yang muncul berasal darimana suara the bloop ini. Hingga akhirnya
para ilmuan NOAA menyimpulkan bahwa suara the bloop in berasal dari Es yang
pecah.
Es pecah
ini yang disebut dengan Ice Quake. Hingga menghasilkan suara the Bloop.
10. Monster bawah Laut
Banyak
orang berspekulasi adanya monster laut. Misalnya gurita raksasa, Kraken.
Namun
pada faktanya bahwa ikan normal yang berkembang di dalam laut bisa tumbuh besar
dan mengerikan.
Bahkan
kalau dibandingkan ukuran dinasurus di darat ternyata lebih kecil dibandingkan
dengan Spesies Paus Biru.
Para
ilmuwan pernah mendiskusikan bahwa adanya makhluk raksasa lainnya di dalam laut
yang belum diketahui.
Menurut
Darren Naish, Guru besar dari University of Portmouth bahwa penampakan monster
laut yang laporkan tidak semua nya adlah Hoax atau berita bohong. Setidaknya
deskripsi hewan nyata yang belum diketahui eksistensinya.
Apalagi
beberapa hewan laut raksasa lainnya telah ditemukan seperti, ikan paus dan hiu
jenis baru.
Dan bisa
di tarik kesimpulan bahwa monster laut itu benar adanya.


No comments:
Post a Comment